Teori Organisasi Umum

Definisi Organisasi Formal dan Informal

  1. Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
  2. Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak SD, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain. Definisi Organisasi selanjutnya dapat dilihat di blog http://definisimu.blogspot.com/2012/09/definisi-organisasi.html

Menurut http://rizka-suryaningsih.blogspot.com/2012/04/029-syarat-terbentuknya-organisasi.html Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu .

  • Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.
  • Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.
  • Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatu yang menjadi perhatiannnya.
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalaupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.
  • Para pihak yang bersangkutan bebas di dalam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
  • Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.

Tujuan Organisasi munurut buku “Pengantar Organisasi dan Metode”, orang memasuki suatu kelompok mempunyai tujuan tertentu, maksud tertentu, dengan alasan yang tertentu pula. Demikian juga dari segi kekaryaan, orang memasuki organisasi kekaryaan disebabkan oleh berbagai macam motif, antara lain :

  1. Dengan memasuki organisasi kekaryaan akan mendapatkan penghasilan yang tetap.
  2. Dengan penghasilan yang tetap akan lebih merasa aman/tentram.
  3. Ingin mendapatkan pengalamn praktek, dan ingin memperoleh pengalaman dari orang lain (teman sejawat, atasan/pimpinan).
  4. Ingin mengembangkan karirnya sesuai dengan batas-batas kemampuannya.
  5. Ingin mendapatkan pengakuan di masyarakat sehingga status sosialnya menjadi meningkat.

Daftar pustaka : Wursanto.Ig2005.ilmu organisasi.yogya2005
Hal : 8

Mengapa teori organisasi itu penting?

  • Untuk modal mental bersosial di dunia luar.
  • Bisa membuat planning kedepan dan membagi waktu.
  • Pola berfikir lebih kritis dan dewasa.

Pengalaman beroganisasi :

Pengalaman beroganisasi saya sejak kelas 6 SD mengikuti organisasi Pramuka, di organisasi Pramuka saya mendapatkan pengalaman untuk memimpin suatu kelompok, diajarkan sandi morse dan bersosialisasi dengan alam luar. Kemudian menginjak SMP saya mengikuti organisasi Paskibra biarpun tidak berjalan lama saya mendapat banyak pelajaran, sikap sempurna dan masih banyak lagi. Memasuki dunia SMA saya mengikuti organisasi PMR di PMR saya mendapat lebih banyak pengalaman yang tidak kalah banyak dari sebelum nya saya jadi tau cara membalut luka korban kecelakaan, kerjasama tim, memanfaat kan waktu dengan baik, mementingkan kepentingan umum, dituntut untuk lebih cekatan dalam memecahkan masalah dan masih banyak ilmu yang saya dapat. Dan didunia perkuliahan saya mengikuti seleksi BEM dan Alhamdulillah diterima.

Dari pengalaman saya berorganisasi saya banyak mendapat pelajaran biarpun berbada-beda organisasi yang saya ikuti. Saya juga banyak tau tentang watak orang-orang diluar sana.

Nama : Erna

Kelas : 2KA19

NPM : 12112541

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s