Tugas 6 Pengaruh Harga terhadap Penjualan

Perkembangan bisnis di era Abad ke-21 telah berkembang sangat pesat dan
mengalami metamorfosis yang berkesinambungan. Setiap pelaku usaha di tiap kategori
bisnis dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap setiap perubahan yang terjadi dan
menempatkan orientasi kepada kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama (Kotler, 2005).

Dikutip oleh http://eprints.undip.ac.id/Tingkat harga yang diterapkan oleh perusahaan mempengaruhi kuantitas yang terjual. Selain itu secara tidak langsung harga juga mempengaruhi biaya, karena kuantitas yang terjual berpengaruh pada biaya yang ditimbulkan dalam kaitannya dengan efisiensi
produksi. Oleh karena penetapan harga mempengaruhi pendapatan total dan biaya total,
maka keputusan dan strategi penetapan harga memegang peranan penting dalam
perusahaan (Tjiptono, 2002). Harga juga merupakan variabel penting. Harga yang rendah
atau harga yang terjangkau memicu untuk meningkatkan kinerja pemasaran.

Harga juga merupakan variabel penting. Harga yang rendah atau harga yang terjangkau memicu untuk meningkatkan kinerja pemasaran. Namun harga juga menjadi indicator kualitas dimana suatu produk dengan kualitas tinggi akan berani dipatok dengan harga yang tinggi pula. Harga akan dapat mempengaruhi kesadaran konsumen akan suatu merek produk tertentu. Harga juga merupakan variabel penting. Harga yang rendah atau harga yang terjangkau memicu untuk meningkatkan kinerja pemasaran. Namun harga juga menjadi
indicator kualitas dimana suatu produk dengan kualitas tinggi akan berani dipatok dengan
harga yang tinggi pula. Harga akan dapat mempengaruhi kesadaran konsumen akan suatu
merek produk tertentu.

Namun harga juga menjadi indikator kualitas dimana suatu produk dengan kualitas
tinggi akan berani dipatok dengan harga yang tinggi pula. Harga akan dapat mempengaruhi  kesadaran konsumen akan suatu merek produk tertentu. Berdasarkan penelitian yang sudah-sudah mengenai harga diambil kesimpulan bahwa dengan harga yang relatif kecil atau dibawah harga standar yang ditawarkan kepada konsumen, ternyata banyak perusahan yang mengalami keuntungan dari segi penjualan. Tetapi, semua itu didasarkan pada kualitas produknya. Biasanya, perusahaan yang menjalankan usaha dibidang manufaktur tidak
terlalu menfokuskan diri pada kegiatan-kegiatan yang sering melibatkan orang banyak, antara produsen dan konsumen.

Sumber: http://eprints.undip.ac.id/39200/1/KURNIASARI.pdf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s